
Kamis, 25 November 2021, SMPN 5 Tanjungpandan (Spenma) mengadakan upacara Peringatan Hari Guru Nasional dan HUT PGRI ke-76. Selain itu, ada juga perlombaan untuk guru, pemberian kado untuk guru dan tenaga pendidikan (tendik), dan makan bersama. Upacara diikuti oleh seluruh guru, tendik, dan siswa Spenma.
Upacara dimulai pukul 07.00 WIB dan tetap menggunakan protokol kesehatan. Rangkaian upacara yang semua petugasnya adalah guru berlangsung dengan hikmat dan lancar. Selama hampir 2 tahun tidak melakukan upacara dikaenakan pandemi Covud-19. Ini kali pertamanya Spenma mengadakan upacara bendera.
Pada upacara kali ini, sebagai pembina upacara Ibu waliyem yang juga Kepala SMPN 5 Tanjungpandan. Beliau membacakan amanat Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Bapak Nadiem Makarim. Menteri Nadiem mengucapkan terima kasih aatas dedikasi Bapak/Ibu guru dalam mendidik anak-anak Indonesia dan mengucapkan “Selamat Hari Guru Nasional dan HUT PGRI yang ke-76.” Semoga guru-guru semakin sabar menghadapi anak-anak yang terdampak Covid-19 yang mengakibatkan dunia pendidikan mengalami penurunan kualitasnya. Guru-guru harus bekerja keras untuk memulihkan pendidikan yang mengalami penurunan kualitasnya.
Setelah upacara, diadakan foto bersama untuk dokumentasi acara peringatan HGN dan HUT PGRI Ke-76, kemudian dilanjutkan acara lomba-lomba untuk guru dan tendik dalam rangka hari guru. Lomba itu yaitu.
1. Lomba bakiak yang terdiri dari 4 tim, dan penentuan pemenangnya secara langsung. Siapa yang lebih dulu sampai di garis finis dialah pemenangnya. Sebagai pemenangnya yaitu juara pertama tim Bu Rita, Juara kedua Tim Bu Yunita, dan Juara ketiga Tim Bu Nilam.
2. Lomba membawa kelereng memakai sendok dengan menggunakan mulut sampai ke finish. Sebagai pemenangnya yaitu juara pertama Bu Yunita, Juara kedua Bu Roro, dan Juara ketiga Bu Ema.
3. Lomba berebut kursi sambil berjoget. Pesertanya berjumlah 12 orang dan kursinya berjumlah 10 kursi. Semua peserta berjoget mengelilingi kursi dengan musik, ketika musik berhenti semua peserta harus mencari tempat duduk. Yang tidak kebagian tempat duduk, dia harus keluar dari perlombaan, begitu seterusnya sampai tinggal tiga pemenang. Sebagai Juara pertama Bu Puteri, Juara kedua Bu Suni, dan Juara ketiga Bu Sarah.
4. Lomba Joget balon berpasangan, aturannya adalah balon ditaruh di jidat pasangan yang lomba sambil berjoget, siapa yang balonnya jatuh berarti dia sudah kalah. Sebagai pemenangnya yaitu juara pertama pasangan Bu Ana dan Bu Puteri, Juara kedua Bu Shynta dan Bu Wali, serta Juara Ketiga Bu Desy dan Bu Hur.
Semua peserta lomba adalah ibu-ibu guru dan staf TU. Bapak-bapaknya tidak ada yang mengikuti perlombaan, ada yang berhalangan hadir makanya peserta lomba-lombanya hanya ibu-ibu saja. Tetapi walaupun begitu acara tetap meriah dan disaksikan oleh pengurus OSIS dan seluruh siswa kelas 7, 8, dan 9 Spenma. Mereka menyupport ibu-ibu yang lomba. Dari keempat lomba, mungkin lomba berebut kursilah yang paling seru dan menyenangkan.
Setelah lomba, dilanjutkan pembagian hadiah lomba lalu pemberian kado kepada semua guru dan staf TU Spenma. Semua mendapatkan kado pemberian dari siswa-siswa Spenma tanpa terkecuali, walaupun Bapak atau Ibu guru yang berhalangan hadir. Semua guru dan staf TU mendapatkan kado dengan cara diwakilkan pengambilan kadonya.
kemudian acara dilanjutkan dengan pembagian hadiah, lalu siswa dikumpulkan dan diberi pengarahan untuk kegiatan besok pagi dan dipersilakan pulang ke rumah masing-masing. Setelah itu, Bapak/Ibu guru dan staf TU, makan bersama, nasi tumpeng yang sudah dipesan oleh panitia. Semua merasakan kebersamaan dan kebahagiaan dengan mengikuti kegiatan ini.Semoga tahun depan acaranya lebih meriah dan lebih menyenangkan. Aamiin.
“Selamat Hari Guru Nasional untuk Semua Guru-Guru SMPN 5 Tanjungpandan.”
Penulis : Suwarni, S.Pd